Gerakan Tanam PM-AAS di Desa Petaling, Babel Menuju Target 1.875 Ha
Petaling — Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan Gerakan Tanam Program Perluasan Areal Tanam melalui Modernisasi Pertanian (PM-AAS) di Desa Petaling, Kabupaten Bangka, Rabu (30/9). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan peningkatan produksi padi melalui penerapan teknologi dan mekanisasi pertanian.
Kegiatan tanam bersama tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Donny Renaldi, S.E., Pasiter Korem 045/Garuda Jaya, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka Subhan, S.P., BWS Bangka Belitung, perwakilan Bulog, Pupuk Indonesia, Penyuluh Pertanian wilayah Kabupaten Bangka, Gapoktan, Manager Brigade Pangan, serta para petani Desa Petaling.
Dalam arahannya, Kepala BRMP Bangka Belitung, Intan Rahayu, S.Si., M.T menyampaikan bahwa penerapan teknologi PM-AAS di berbagai daerah telah menunjukkan hasil positif dalam peningkatan produktivitas padi, dengan potensi hasil mencapai hingga 12 ton per hektare. Oleh karena itu, implementasi PM-AAS di Kepulauan Bangka Belitung menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pencapaian target perluasan areal tanam sebesar 1.875 hektare.
Program PM-AAS dilaksanakan melalui optimalisasi potensi lahan pertanian dengan dukungan teknologi modern, mekanisasi, serta kolaborasi berbagai pihak. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, mitra pertanian, penyuluh, kelembagaan petani, dan pelaku usaha pertanian diharapkan mampu mempercepat peningkatan produksi padi dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Penanaman padi dalam kegiatan ini dilakukan menggunakan teknologi Alat Tanam Benih Langsung (Atabela) pada lahan seluas 5 hektare dengan varietas Inpari 42. Pemanfaatan Atabela diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses budidaya, mempercepat waktu tanam, mengurangi kebutuhan tenaga kerja, serta mendukung penerapan pertanian modern yang lebih produktif dan berkelanjutan.