Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Babel Lepas Penyuluh Pertanian Bergabung ke Kementan
Pangkalpinang, 5 Januari 2026 – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Babel melepas Penyuluh Pertanian Babel resmi bergabung ke Kementerian Pertanian. Saat ini sebanyak 18 orang penyuluh pertanian provinsi Babel berkantor di CWS Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BRMP Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Ruslan Boy, S.P., M.Si serta pegawai BRMP Babel dan Dinas Ketahanan pangan dan Pertanian ababwl, Bapak Elius Gani, Serta Penyuluh Pertanian.
Kepala BRMP Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Ruslan Boy, S.P., M.Si., menyatakan kesiapan BRMP Babel untuk menerima dan mengakomodasi para penyuluh pertanian yang bergabung. Ia menegaskan bahwa kehadiran penyuluh menjadi kekuatan penting dalam menyukseskan pelaksanaan tugas dan fungsi BRMP Babel.
“BRMP Babel siap menerima para penyuluh pertanian yang bergabung dan akan mengoptimalkan peran mereka dalam penerapan serta modernisasi teknologi pertanian. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat diseminasi inovasi, meningkatkan kapasitas petani, serta menyukseskan program-program strategis Kementerian Pertanian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Elius Gani, menyampaikan bahwa bergabungnya penyuluh pertanian ke BRMP Babel merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem penyuluhan pertanian yang terintegrasi dan selaras dengan arah kebijakan pembangunan pertanian nasional.
"Keberadaan penyuluh di BRMP Babel diharapkan mampu mempercepat diseminasi inovasi teknologi pertanian kepada petani serta mendukung program strategis Kementerian Pertanian dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern,” ungkapnya.
Kegiatan pelepasan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan BRMP Babel dalam mendukung pembangunan pertanian daerah serta peningkatan kesejahteraan petani di Bangka Belitung.