Kepala BRMP Babel Dampingi Pj Swasembada Pangan Provinsi Lakukan Tanam Padi di Jebus, Bangka Barat
Jebus, 6 November 2025 — Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bangka Belitung, Dr. Ruslan Boy, S.P., M.Si, mendampingi Pj Satgas Swasembada Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Muhammad Thamrin, S.P., M.Si, dalam kegiatan tanam padi di Desa Jebus, Kabupaten Bangka Barat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0431, Kabid TPH dan Kabid PSP Dinas Pertanian Bangka Barat, Camat Jebus, Koordinator BPP dan PPL Jebus, pendamping patriot transmigrasi, mahasiswa Polbangtan Yoma, serta anggota kelompok tani (poktan) Dusun Trans Jebus.
Kegiatan diawali dengan pertemuan bersama anggota poktan. Dusun Trans memiliki areal sawah seluas 80 hektare dengan kondisi IP 0. Menurut anggota poktan, lahan sawah tersebut belum memiliki jaringan irigasi yang memadai, embung berada lebih rendah dari saluran pembawa, belum ada pemetaan petakan sawah, dan sebagian besar lahan masih bervegetasi berat. Selain itu, sawah yang berbatasan langsung dengan sungai juga terdampak pasang surut dan memiliki tanggul yang rusak.
Menanggapi laporan tersebut, Dr. Muhammad Thamrin meminta agar gapoktan berkoordinasi dengan penyuluh pertanian setempat untuk kemudian diteruskan sebagai laporan kepada Dinas Pertanian Kabupaten. Selaku Pj Satgas Swasembada Pangan Provinsi Babel, beliau berkomitmen akan mengawal usulan dari dinas ke Kementerian Pertanian.
Sementara itu, Dr. Ruslan Boy menekankan pentingnya pengelolaan lahan sawah secara berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa lahan bukaan baru perlu dikelola secara intensif untuk meningkatkan kesuburan tanah serta mengurangi kandungan besi yang tinggi. Menurutnya, tanaman padi pada lahan bukaan baru sering mengalami keracunan besi, sehingga perlu dilakukan perbaikan struktur tanah dan pengelolaan air yang baik.
Kegiatan tanam padi kali ini dilakukan di hamparan seluas 6 hektare di antara tanaman sawit TBM. Lahan tersebut memang diperuntukkan untuk tanaman padi gogo, dan menurut Koordinator BPP Jebus, lahan ini telah 10 tahun tidak ditanami. “Melalui kegiatan ini, diharapkan menjadi awal yang baik untuk meningkatkan produktivitas lahan di wilayah Jebus,” ujarnya.