Sertifikat Veteriner Terbit 1 Hari, Dorong Pelaku Usaha Ternak Rambah Pasar Ekspor
Dalam pelepasan ekspor di Kantor Kementan, Selasa (3/3), sejumlah direktur perusahaan besar menyampaikan apresiasi atas dukungan teknis Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan. Direktur Charoen Pokphand Jaya Farm, Jusmeinidar Jusran, mengungkapkan bahwa perusahaannya kini dapat mengekspor telur setiap hari ke Singapura—jauh lebih kompleks dibanding pengiriman bulanan—berkat sertifikat veteriner yang terbit satu hari. Hal senada disampaikan Direktur PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Rachmat Indrajaya, yang mengekspor 6 ton fillet ayam ready to eat senilai Rp1 miliar ke Singapura, serta General Manager Operation PT Malindo Food Delight, Joni Mudika, yang telah mengirim produk olahan seperti sosis dan nugget ke Jepang dan Timur Tengah. Direktur PT Taat Indah Bersinar, Tjandra Srimulianingsih, juga menilai pelayanan ekspor saat ini jauh lebih cepat. Direktur Jenderal PKH, Agung Suganda, memastikan setiap produk telah melalui sertifikasi veteriner ketat sesuai standar internasional, termasuk aspek traceability dan biosekuriti. Mentan Amran mendorong hilirisasi produk unggas untuk menambah devisa dan lapangan kerja, serta berkomitmen mendukung legalitas ekspor sesuai kebutuhan perusahaan.
Berita lengkapnya bisa cek IG story Kami (@tabloidsinartani)
#tips #trick #pertanian #perkebunan #peternakan #perikanan #penyuluh #penyuluhan #enterpreneur #viral #fyp #swasembada #petani #petanimuda #milenial #berita #beritapertanian #pangan #minuman #indonesia #kementan #petani #ternak #padi #pupuk #MBG